Home » » Lorenzo Menunggu Momen Asapi Marquez di Aussie

Lorenzo Menunggu Momen Asapi Marquez di Aussie

Written By Puput Arista on Selasa, 26 Agustus 2014 | Selasa, Agustus 26, 2014


GERNO DI LESMO – Jorge Lorenzo terinspirasi Dani Pedrosa. Rider Movistar Yamaha itu memupuk rasa kepercayaan dirinya untuk turut bisa mematahkan dominasi dan mengasapi rival terberatnya, Marc Márquez, seperti yang dilakukan Pedrosa pada GP Rep. Ceko lalu.
 
Bukan di seri Silverstone, San Marino atau Aragón, melainkan Lorenzo menargetkan bisa berduel ketat untuk kemudian mempecundangi Márquez di seri ke-16, Oktober mendatang, tepatnya di GP Australia.
 
Ada alibi mengapa Lorenzo menganggap spesial trek Philip Island. Di negeri kanguru itulah, Lorenzo punya tren cemerlang sejak meniti kariernya pada kelas 250cc.
 
Lorenzo sedianya cukup kesulitan mengulang kemenangan lagi di kelas MotoGP. Sebelum bisa menang tahun lalu, Lorenzo kerap tak berdaya mengejar pembalap tuan rumah, Casey Stoner di Philip Island.
 
“Saya menang di sana pada 2007, tepatnya di tahun terakhir saya di kelas 250 dan mungkin, kemenangan itu jadi momen terbaik saya di 250, karena saya menang dengan jarak 20 detik dari runner up, jarak waktu terbesar yang pernah saya catat selama dua tahun bersama Aprilia,” papar Lorenzo.
 
“Tapi saya sebelumnya belum pernah menang di kelas MotoGP, karena Casey sangat cepat dan tangguh di Australia. Dia meluncur di trek begitu cepat dan konstan, sampai-sampai kami tak mampu mengalahkannya,” tambahnya, seperti dikutip WAToday, Selasa (26/8/2014).
 
Baru setelah Stoner pensiun, Lorenzo punya kans lebih besar untuk menang di Philip Island. Kemenangannya tahun lalu juga sejatinya tak lepas dari didiskualifikasinya Márquez.
 
“Kami punya rival kuat seperti Marc sejak tahun lalu, tapi dia didiskualifikasi ketika memasuki pit-stop satu lap lebih awal,” tambah pembalap Spanyol berjuluk X-Fuera tersebut.
 
“Dampaknya, saya mendapat perlawanan yang sedikit lebih mudah saat berduel dengan Dani karena dia tertinggal dua atau tiga detik di belakang saya. Akhirnya, saya pun mendapati kemenangan pertama saya di Phillip Island dan saat itu saya sangat senang dan bangga,” tutup Lorenzo.

0 komentar:

Poskan Komentar

cash